Jumat, 22 Juni 2012

Jenis-Jenis Printer


Berdasarkan jenisnya printer dibagi menjadi 3, yaitu printer inkjet, printer laserjet dan printer dot matrik.
1.      Printer inkjet tipe printer yang mempunyai hasil cetakan rata-rata cukup bagus, hal ini juga tergantung pada merk dan tipe printer yang digunakan. Umumnya printer ini menggunakan tinta dye yang merupakan tinta yang sempurna untuk cetakan wara, tapi kurang tahan lama dan cepat luntur, tinta ini juga kurang tahan dengan perubahan cuaca. Printer ini juga mendukung untuk jenis tinta pigmen, dimana tinta ini tidak mudah luntur dan memudar, namun hasil cetakan warnanya tidak sebagus tinta dye. Berikut merupakan gambar untuk printer inkjet yang cukup terkenal. 






Printer ini paling banyak digunakan dimasyarakat, karena relative murah ( harganya berkisar Rp 400.000. printer ini merupakan printer All in One dan printer inpus yang popular saat ini. Jadi kita juga bisa melakukan fotocopy dan scanner juga, sehingga lebih praktis. Dengan menggunakan printer inpus maka biaya cetak akan lebih murah karena penghematan dalam pemakaian tinta. 
Yang kedua adalah printer laser, printer ini merupakan printer yang berbahan baku tinta serbuk atau toner. Printer ini mempunyai keunggulan yaitu kecepatan cetaknya yang tinggi, karena cara kerjanya seperti pada mesin fotocopy. Selain itu tintanya juga cepat kering dan printer ini juga mempunyai kualitas cetakan yang lebih bagus dibangkan dengan printer inkjet.







Diatas adalah jenis printer laser, dengan tipe HP2605dn. Biasanya printer laser sangat awet, digunakan lebih dari 3 tahun akan masih OK.
Tapi kelemahan dari printer ini adalah harganya yang mahal, lebih mahal dari printer inkjet, biasaya hanya perkantoran saja yang menggunakan printer jenis ini.
1.      Yang terakhir adalah printer jenis Dot Matrik, ini merupakan jenis printer yang kualitas resolusi cetaknyayang sangat rendah, hal ini diseabkan oleh print head printernya terdiri dari jarum-jarum yang tersusun ( 9 – 24 pin ). Cara kerjaya adalah jarum-jarum ini akan memukul pita, sehingga membentuk karakter pada kertas. Kelebihan dari printer jenis dot matrik ini adalah murahnya harga pita, selain itu printer ini mampu bertahan ( bisa digunakan untuk ngeprint ) sampai 8 tahun.



 
Diatas merupakan salah satu contoh printer dot matrik, biasanya printer jenis ini hanya mempunyai 1 warna saja yaitu warna hitam. Saat mencetak printer ini mengeluarkan suara yang cuku keras, suara itu ditimbulkan oleh pergerakan mekanik dan head printernya. Printer ini harganya juga relative mahal jika dibanding dengan printer inkjet.
Sekian tulisan saya kali ini yang memahas tentang jenis-jenis printer. Semoga bermanfaat dan dapat dijadikan pedoman sebelum memilih printer yang tepat sesuai kebutuhan.






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar